PEMANGGILAN CALON MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN KATEGORI II TAHUN 2022
PENGUMUMAN Nomor : E.5.b/114/PPG-FKIP-UMM/VIII/2022 Tentang PEMANGGILAN CALON MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN KATEGORI II TAHUN 2022 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sehubungan dengan Surat Edaran Direktorat Pendidikan Profesi Guru, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi nomor 1885/B2/GT.00.05/2022 tanggal 18 Agustus 2022 tentang Penetapan Mahasiswa dan Mekanisme Lapor Diri PPG Dalam Jabatan Kategori II Tahun 2022, bersama ini kami mengundang calon mahasiswa PPG Dalam Jabatan Kategori II Tahun 2022 Universitas Muhammadiyah Malang untuk segera melakukan lapor diri. Kegiatan lapor diri dilakukan secara daring pada tanggal 19 – 23 Agustus 2022 melalui https://linktr.ee/ppgumm Adapun berkas-berkas yang harus disiapkan dan dikumpulkan adalah sebagai berikut. Format A1 dan Pakta Integritas (format diunduh dari SIMPKB) Biodata Mahasiswa PD DIKTI (format terlampir) Surat Pernyataan Ijin Kepala Sekolah (format diunduh dari SIMPKB) Scan Ijazah S1 Scan Transkrip Nilai S1 Scan Kartu Identitas KTP/SIM Pas Foto Berwarna dimensi 4 x 6 dengan ketentuan menggunakan kemeja formal berwarna putih, berjas formal warna hitam, menggunakan dasi berwarna hitam, dan berlatar belakang biru dan berlatar belakang merah. SKCK (dari Kepolisian setempat) Surat Keterangan Sehat (dari Puskesmas/RSUD setempat) Surat Bebas NAPZA (dari BNN/Kepolisian/Puskesmas/RSUD setempat) Scan NPWP (bagi yang memiliki) Formulir Mahasiswa PPG UMM Scan asli Akta kelahiran Scan asli Kartu Keluarga (KK) Scan asli Ijazah SMA Semua berkas di atas dibuat dalam format : pdf/jpg dengan ukuran file minimal 50 Kb dan maksimal 500 Kb. Mohon dipastikan hasil scan rapi dan bisa terbaca dengan jelas. Demikian surat ini sampaikan, atas perhatian disampaikan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. LAMPIRAN Format Pakta Integritas DOWNLOAD Format Biodata Mahasiswa PD DIKTI DOWNLOAD Format Surat Pernyataan Ijin Kepala Sekolah DOWNLOAD Format Formulir Mahasiswa PPG UMM DOWNLOAD
PPG FKIP UMM Gelar Orientasi Mahasiswa PPG dan Launching HKI Kolaboratif

Malang—Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Malang gelar Orientasi Akademik, Senin (18/7/2022) lalu. Digelar secara hybrid—daring melalui Zoom dan luring dari The Singhasari Hotel & Resort—kegiatan ini disertai dengan launching 16 produk 16 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kolaborasi dosen dan mahasiswa. Acara ini dihadiri oleh Rektor UMM, Koordinator Pokja Inovasi dan Transformasi Asesmen PPG, dan jajaran sivitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMM. Ferry Maulana Putra, selaku Koordinator Pokja Inovasi dan Transformasi Asesmen PPG menyampaikan profil PPG dalam Jabatan. “Tujuan PPG dalam jabatan ini tentunya adalah menjadikan guru profesional yang cakap akan adanya transformasi perubahan model pembelajaran,” tegas Ferry. Dalam paparannya, Ferry juga mengulas tentang Standar Pendidikan Guru, Sistem Pendidikan Program PPG Dalam Jabatan, Tahapan Penyelenggaraan PPG Dalam Jabatan, Kerangka Utama Transformasi GTK, hingga Alur Pembelajaran PPG Dalam Jabatan. Di sisi lain, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr Fauzan MPd menegaskan bahwa Pendidikan Profesi Guru (PPG) bukan sekadar mendapatkan sertifikat dan formalitas saja, tetapi menjadi kunci dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dalam menentukan masa depan Indonesia. Hal ini menjadi penting, utamanya dalam menyongsong bonus demografi yang dimulai pada 2030 nanti dan Indonesia emas di 2045 mendatang. “Saudara-saudara harus mampu memahami era di 20 tahun ke depan. Akan jadi seperti apa dunia kita nanti. Ini harus jadi bahan perenungan kita bersama sehingga kita mampu memberikan inovasi dan perubahan signifikan. Mau tidak mau kita juga harus berubah seiring perubahan zaman,” tegas Fauzan. Ia menegaskan bahwa program PPG ini harus bisa membentuk guru yang memiliki mindset bahwa pendidikan itu dinamis. Akan selalu berubah dan menyesuaikan dengan era yang ada. Menurutnya, investasi paling utama adalah investasi pendidikan karena kualitas SDM akan menentukan warna peradaban yang akan dicapai Indonesia. Tahun ini, PPG FKIP UMM menyelenggarakan program PPG dalam jabatan kategori I untuk 945 peserta. Dalam laporannya, Dr. Iin Hindun, M.Kes sebagai Kaprodi Program Profesi Guru menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, 875 mahasiswa adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, 35 mahasiswa adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, dan 35 mahasiswa adalah mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Menariknya, pada kegiatan orientasi ini, Prodi PPG FKIP UMM juga me-launching 16 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) buah karya kolaborasi para mahasiswa dan dosen. Sederet HKI tersebut berupa poster, metode,serta lembar kerja peserta didik. Ini menjadi bukti PPG Kampus Putih untuk terus berinovasi dan mengembangkan para mahasiwanya.
PEMANGGILAN CALON MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN TAHUN 2022 KATEGORI I UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
PENGUMUMAN Nomor : E.5.b/083/PPG-FKIP-UMM/VII/2022 Tentang PEMANGGILAN CALON MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN TAHUN 2022 KATEGORI I UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Assalamu’alaikum Wr. Wb. Sehubungan dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 1625/B2/GT.00.05/2022 Tentang Penetapan Mahasiswa dan Mekanisme Lapor Diri PPG Dalam Jabatan Tahun 2022 Kategori I, bersama ini kami mengundang calon mahasiswa PPG Dalam Jabatan Tahun 2022 Kategori I Universitas Muhammadiyah Malang untuk segera melakukan lapor diri. Kegiatan lapor diri dilakukan secara daring pada tanggal 13 – 15 Juli 2022 melalui https://linktr.ee/ppgumm Adapun berkas-berkas yang harus disiapkan dan dikumpulkan adalah sebagai berikut. Format A1 dan Pakta Integritas (format diunduh dari SIMPKB) Biodata Mahasiswa PD DIKTI (format terlampir) Surat Pernyataan Ijin Kepala Sekolah (format diunduh dari SIMPKB) Scan Ijazah S1 Scan Transkrip Nilai S1 Scan Kartu Identitas KTP/SIM Pas Foto Berwarna dimensi 4 x 6 dengan ketentuan menggunakan kemeja formal berwarna putih, berjas formal warna hitam, menggunakan dasi berwarna hitam, dan berlatar belakang biru dan berlatar belakang merah. SKCK (dari Kepolisian setempat) Surat Keterangan Sehat (dari Puskesmas/RSUD setempat) Surat Bebas NAPZA (dari BNN/Kepolisian/Puskesmas/RSUD setempat) Scan NPWP (bagi yang memiliki) Formulir Mahasiswa PPG UMM Scan asli Akta kelahiran Scan asli Kartu Keluarga (KK) Scan Ijazah SMA Semua berkas di atas dibuat dalam format : pdf/jpg dengan ukuran file minimal 50 Kb dan maksimal 500 Kb. Mohon dipastikan hasil scan rapi dan bisa terbaca dengan jelas. Demikian surat ini sampaikan, atas perhatian disampaikan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Format Biodata PD Dikti Formulir Mahasiswa PPG
10 Besar Penyelenggara PPG Nasional, PPG FKIP UMM Gelar Sumpah Profesi Bagi 2.143 Guru

Malang−Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (FKIP UMM) mengukuhkan 2.143 peserta pendidikan profesi guru di aula GKB 4, Minggu (13/03/22). Usai diwisuda dan diambil sumpahnya, guru-guru profesional ini siap mengabdikan diri dalam mengantarkan generasi bangsa menjadi generasi unggul 2045. Pengukuhan dan pengambilan sumpah dilakukan Rektor UMM Dr Fauzan M.Pd yang diikuti seluruh peserta PPG daring maupun luring. Sebanyak 184 peserta mengikuti kegiatan secara luring dengan protokol Kesehatan ketat. Adapun sisanya mengikuti secara daring melalui platform Zoom. Sebelum laksanakan prosesi sumpah profesi, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Dr. H. Fauzan, M.Pd., mengucapkan selamat atas keberhasilan para mahasiswa PPG dalam menempuh Pendidikan profesi guru. Ia berharap, bekal yang telah diperoleh di UMM bisa menjadi bekal dalam melakukan perubahan dalam dunia Pendidikan. “Mudah-mudahan capaian ini menjadi bukti kongkret yang akan bisa kita jadikan sebagai dasar utuk melakukan perubahan orientasi pendidikan di Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya. Fauzan menambahkan, saat ini Indonesia memasuki era bonus demografi karena anak-anak usia produktif jumlahnya jauh lebih besar daripada usia tidak produktif. Dunia Pendidikan harus menangkap ini sebagai sebuah peluang dalam menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Tentu ini hanya bisa terwujud melalui pembelajaran yang bermakna, dari guru-guru profesional yang kreatif, inovatif, dan visioner. “Keberadaan guru profesional memiliki posisi urgen dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Oleh karenanya, pemerintah memiliki kebijakan Pendidikan Profesi Guru ini yang pada prinsipnya menginginkan guru-guru professional yang memiliki tanggung jawab agar anak-anak bisa hidup di masanya,” tandas Fauzan. Kegiatan ini pun mendapatkan apresiasi dari Dirjen GTK Kemendikbud Ristek, Dr. Iwan Syahril, PhD. “Apresiasi tinggi kepada civitas akademika UMM yang telah memfasilitasi dan memastikan para calon pendidik Indonesia mendapat yang terbaik dalam bidang keilmuan. Semoga selanjutnya UMM akan terus menghadirkan calon-calon pendidik masa depan yang mempunyai semangat dan daya juang dalam menjalani profesi mereka. Mari kita terus bergotong-royong dalam memajukan Pendidikan di Indonesia,” ungkapnya. Harus Ikuti Pembelajaran Daring Penuh dan UKM-PPG Untuk bisa dinyatakan sebagai pendidik professional, para mahasiswa PPG harus melalui perjuangan panjang. Dekan FKIP UMM, Dr. Trisakti Handayani, M.M mengatakan sebelum dinyatakan lulus, peserta PPG daljab dan prajab telah menempuh pendidikan selama 3 bulan PPG untuk daljab dan 1 tahun (2 semester) untuk prajab. Mereka harus menempuh pembelajaran selama tiga bulan untuk PPG Dalam Jabatan (PPG Daljab) dan satu tahun untuk PPG Prajabatan (PPG Prajab) yang dilaksanakan secara daring penuh. “Di sini, mahasiswa mengikuti lima tahapan pembelajaran, yakni pendalaman materi profesional dan pedagogik, analisis materi ajar, penyusunan perangkat pembelajaran, dan praktik pengalaman lapang di sekolah asal masing-masing,” ungkap Trisakti. Setelah memenuhi kelima tahapan itu, mahasiswa harus mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Guru (UKM-PPG). Ada dua bentuk ujian ini, yakni Uji Pengetahuan (UP) dan Uji Kinerja (UKin). Dalam UP, mahasiswa diuji secara teoretis melalui soal-soal tertulis pada konten pedagodi, professional, dan kepribadian. Sementara itu, dalam UKin, mahasiswa diuji praktik mengajarnya melalui dokumen RPP, video praktik mengajar, dan portofolio kegiatan penunjang profesi. Mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan sertifikat pendidik bila memenuhi passing grade 70. Pada akhirnya, Trisakti berharap para lulusan dapat mengimplementasikan ilmu yang telah diperolehnya dengan melaksanakan pembelajaran abad 21, pembelajaran HOTs (Higher Order Thinking Skills), TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge), dan IBA (Inquiry Based Activities). “Guru harus bisa mengintegrasikan kemampuan literasi, kecakapan pengetahuan, keterampilan, dan sikap, serta penguasaan teknologi,” pungkas dekan FKIP yang juga menjadi koordinator Program PPG UMM ini. 10 Besar Tingkat Nasional Seperti tahun sebelumnya, Prodi PPG FKIP UMM mendulang prestasi. PPG UMM masuk ke dalam 10 besar LPTK dengan jumlah mahasiswa terbanyak, tepatnya pada peringkat sembilan. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemenristekdikti mempercayakan 1.965 mahasiswa yang terbagi dalam emepat tahap. Adapun Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama mempercayakan 300 mahasiswa yang terbagi dalam dua gelombang. Dari jumlah tersebut, ditambahkan dengan retaker (mahasiswa mengikuti ujian ulang), tercatatat 2.143 mahasiswa PPG Daljab dan PPG Prajab dari dua kementerian yang berasal dari 30 provinsi dan 285 kabupaten/kota itu dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan sertifikat pendidik. Mereka berasal dari berbagai bidang studi, yakni PGSD (10 mahasiswa PPG Prajab, 1.655 mahasiswa PPG Daljab Kemdikbudristek), Pendidikan Matematika (6 Mahasiswa), Pendidikan Bahasa Indonesia (7 Mahasiswa PPG Daljab Kemendikburristek dan 44 mahasiswa PPG Daljab Kemenag), Pendidikan Bahasa Inggris (75 Mahasiswa PPG Daljab Kemendikbudristek dan 153 PPG Daljab Kemenag), PPKn (27 mahasiswa PPG Daljab Kemendikbudristek), Agribisnis Produksi Tanaman (52 Mahasiswa PPG Daljab Kemendikbudristek), Perikanan (55 Mahasiswa PPG Daljab Kemendikbudristek), dan Keperawatan (59 Mahasiswa PPG Daljab Kemendikbudristek). (*fid)
Kebijakan SDM UMM
Mahasiswa PPG UMM Menangi Lomba Video Pembelajaran Nasional

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi. Kali ini kemenangan datang dari Intan Tristanti, mahasiswa prodi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pedidikan (FKIP). Ia berhasil meraih juara satu lomba video pembelajaran tingkat nasional. Adapun kompetisi tersebut diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang diselenggarakan sejak Mei hingga Juni 2021. Sebelum akhirnya memutuskan untuk mengikuti lomba, Intan sempat mengalami dilema mengingat agenda tersebut merupakan kesempatan pertama baginya mengikuti kompetisi semcam ini. Ia merasa tidak percaya diri dengan video yang akan dibuat. Namun berkat dukungan berbagai pihak, ia akhirnya memberanikan diri dan nekat untuk bersaing dengan peserta lainnya. Hingga akhirnya ia berhasil dan menyabet juara dengan bangga. Mahasiswa kelahiran Blitar ini menjelaskan bahwa tema yang ia angkat dalam videonya adalah wawancara dan lingkungan. Dalam video itu, ia menerangkan bagaimana melakukan wawancara yang baik dan benar. Tidak hanya sekadar wawancara, tapi juga cara berkomunikasi dengan masyarakat sosial lain. Terutama mereka yang berada di lingkup lingkungan terdekat. “Saya juga menjelaskan materi terkait hubungan antara manusia dan lingkungan karena tidak jarang kita melupakan hal itu,” tuturnya. Ia kembali menambahkan bahwa ia juga mencantumkan hasil pembelajaran peserta didik. Hal ini tidak lepas dari syarat kelengkapan video yang harus dipenuhi oleh para peserta. Pencantuman hasil pembelajaran peserta didik ini juga menjadi salah satu faktor kemenangan yang akhirnya Intan peroleh. “Sejauh yang saya tahu, ada beberapa peserta yang mungkin tidak sempat menyertakan persyaratan tersebut sehingga mengurangi nilai. Alhamdulillah sudah saya cantumkan di video yang saya kirimkan,” ungkapnya. Setelah meraih juara, ia berharap proses pembelajaran daring kedepannya bisa lebih kreatif dan inovatif. Salah satunya bisa menggunakan video pembelajaran yang edukatif. Pun dengan tugas yang berbentuk praktek agar mampu menggali potensi yang dimiliki oleh tiap siswa. Intan juga berharap agar para calon guru baru untuk tidak mudah menyerah dan lelah untuk belajar hal baru. “Selalu percaya pada kemampuan diri sendiri. Hal itu tidak lepas dari peran guru yang nantinya dituntut serba bisa dalam mendidik calon penerus bangsa,” pungkasnya dalam sesi wawancara. (haq/wil)
PEMANGGILAN CALON MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN ANGKATAN 2 TAHUN 2021
PENGUMUMAN E.5.b/104/PPG-FKIP-UMM/IV/2020 Tentang PEMANGGILAN CALON MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN ANGKATAN 2 TAHUN 2021 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Assalamualaikum Wr. Wb. Sehubungan dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1749/B2/GT.03.15/2021 Tentang Penetapan Calon Mahasiswa Angkatan II dan Mekanisme Lapor Diri PPG Dalam Jabatan Tahun 2021, bersama ini kami mengundang calon mahasiswa PPG Dalam Jabatan Angkatan 2 Tahun 2021 Universitas Muhammadiyah Malang untuk melakukan lapor diri. Kegiatan lapor diri dilakukansecara daring pada tanggal 5-6 Mei 2021 melalui https://linktr.ee/ppgumm. Adapun berkas-berkas yang harus disiapkan dan dikumpulkan adalah sebagai berikut. 1. Format A1 dan Pakta Integritas (format diunduh dari SIMPKB) 2. Biodata Mahasiswa PD DIKTI (format terlampir) 3. Surat Pernyataan Ijin Kepala Sekolah (format diunduh dari SIMPKB) 4. Scan Ijazah S1 5. Scan Transkrip Nilai S1 6. Scan Kartu Identitas KTP/SIM 7. Pas Foto Berwarna dimensi 4 x 6 dengan ketentuan menggunakan kemeja formal berwarna putih, berjas formal warna hitam, menggunakan dasi berwarna hitam, dan berlatar belakang biru dan berlatar belakang merah. 8. SKCK (dari Kepolisian setempat) 9. Surat Keterangan Sehat (dari Puskesmas/RSUD setempat) 10. Surat Bebas NAPZA (dari BNN/Kepolisian/Puskesmas/RSUD setempat) 11. Scan NPWP (bagi yang memiliki) 12. Formulir Mahasiswa PPG UMM 13. Scan asli Akta kelahiran 14. Scan asli Kartu Keluarga (KK) 15. Scan Ijazah SMA Semua berkas di atas dibuat dalam format : pdf/jpg dengan ukuran file minimal 50 Kb dan maksimal 500 Kb. Mohon dipastikan hasil scan rapi dan bisa terbaca dengan jelas. Demikian surat ini sampaikan, atas perhatian disampaikan terima kasih. Wassalamualaikum Wr. Wb. Lampiran Surat Pemanggilan Biodata Mahasiswa PD DIKTI Formulir Mahasiswa PPG UMM
Luncurkan 22 Buku, PPG UMM Ajak Guru Produktif Menulis

ARINA Restian, S.Pd., M.Pd., penanggung jawab PPG menjelaskan, program menulis bagi mahasiswa yang diadakan Prodi PPG bertujuan untuk melengkapi kemampuan para wisudawan, utamanya dalam hal menulis. “Seyogyanya setiap pengajar profesional dapat menulis dengan baik hingga mampu mencetuskan sebuah karya. Sebab tidak banyak pendidik yang memiliki skill ini. Padahal menulis merupakan hal yang penting bagi mereka,” katanya. Arina menambahkan, inisiatif program menulis tersebut berawal dari idenya yang ingin agar guru profesional juga bisa menelurkan karya. “Saya ingin mengajak dan mendorong seluruh elemen pengajar profesional agar mampu menulis dan menjadi contoh bagi anak-anak didiknya,” ungkapnya. Sebanyak 22 buku memiliki berbagai tema yang sudah ditentukan. Ada yang berisi tentang pengembangan media pembelajaran, ada yang membahas penguatan karakter serta pendidikan karakter di Indonesia. Meski begitu Ariana akui komitmen menulis menjadi kendala dalam penyusunan buku-buku tersebut. “Tentu saja semua agenda menemui kendala. Begitu pun dengan penyusunan karya-karya ini. Namun jika kita memiliki komitmen yang kuat, kendala-kendala yang ada akan lebih mudah dihadapi,” akunya. Sementara itu, salah satu penulis buku, Nanang Fauzi mengatakan, program ini bisa menjadi nilai positif, khususnya bagi para wisudawan. Ia juga menemui berbagai kendala saat mulai menulis buku. Salah satunya adalah masalah referensi. “Saat itu karya yang saya tulis membutuhkan satu referensi penting. Namun sangat susah untuk mendapatkannya. Akhirnya saya mencari alternatif lain. Selain agar tulisan saya selesai, juga untuk menghindari rasa malas yang sering mampir,” ceritanya. Nanang ingin agar buku-buku yang sudah dilaunching dapat memberikan manfaat lebih bagi para pembaca, khususnya bagi para pengajar. Usai dibaca, ide-ide yang tersemat di buku juga bisa diadopsi dan diterapkan dalam proses belajar-mengajar. Selain itu ia juga berharap karya tersebut mampu menjadi pelecut agar para pendidik lebih semangat dalam menulis dan menerbitkan buku. (div/mat)
PPG UMM Duduki Peringkat Tiga Nasional

MENURUT Dr. Trisakti Handayani, MM, Ketua Prodi PPG, pPada tahun 2020, tercatat ada dua program yang berjalan. Pertama, PPG dalam jabatan yang dilaksanakan dalam empat angkatan. Masing-masing angkatan berdurasi empat bulan. “Program ini tidak hanya bersumber dari APBN, tapi juga dari APBD. Total 648 mahasiswa pada bidang studi PGSD, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika telah mengikuti program ini,” katanya belum lama ini. Kedua, PPG Prajabatan Mandiri yang dilangsungkan selama satu tahun. Dr. Trisakti Handayani, MM, mengatakan, ada beberapa perubahan dalam uji kompetensi tahun ini. Selain diadakan secara daring, ujian ini juga dilakukan dalam dua tahapan, yakni Uji Kinerja dan Uji Pengetahuan. “Ada komponen portofolio dalam pelaksanaan tahun ini. Situasi pandemi juga menyebabkan praktek mengajar dilakukan di sekolah asal masing-masing,” jelasnya. Dalam rangka merespon sistem baru ini, Prodi PPG menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk mahasiswa. Pelatihan tersebut berupa pembuatan video pembelajaran, penyusunan bahan ajar, penelitian tindakan kelas (PTK), dan penulisan artikel jurnal. Prodi PPG juga mendampingi dan memfasilitasi penulisan bunga rampai mahasiswa. Alhasil, sebanyak 22 buku bunga rampai telah terbit dan dikonsumsi publik. “Itu adalah bentuk komitmen kita dalam mengantarkan para mahasiswa untuk lulus UKMPPG dan secara resmi menjadi guru profesional,” lanjut koordinator pelaksana PPG ini. Di kesempatan yang berbeda, Dekan FKIP UMM, Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes, mengapresiasi pencapaian yang sudah diperoleh. Sebab, selain menduduki peringkat tiga di antara LPTK Muhammadiyah, PPG UMM juga berhasil meraih peringkat ketujuh dari 61 PTN dan PTS penyelenggara PPG se-Indonesia. Adapun persentase kelulusan PPG UMM secara nasional adalah 52,84%. Angka itu cukup jauh dibandingkan dengan persentase yang diraih oleh UMM. ”Kita patut berbangga karena persentase kelulusan peserta PPG UMM di atas angka keluluDr. Trisakti Handayanisan nasional. Kita menyentuh angka 71,5% dalam kelulusan program profesi guru tahun ini,” pungkas Dekan FKIP UMM. (div/mat)