Malang, 22/05/2025 – Dalam rangka menutup rangkaian kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2025, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan kegiatan Gelar Karya dan Seminar Wawasan Kebangsaan dengan tema “Peran Guru Baru yang Berwawasan ke-Indonesia-an dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” yang berlangsung di Aula BAU, pada hari Kamis, tanggal 22 Mei 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Mahasiswa PPG Calon Guru, dan Dosen Pembimbing. Acara diawali dengan Laporan Kaprodi PPG, Ibu Dr. Iin Hindun, M.Kes., dilanjutkan sambutan dari Dekan FKIP Ibu Prof. Dr. Trisakti Handayani, M.M, yang menyampaikan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam membentuk watak bangsa dan memajukan pendidikan. Pendidikan Indonesia sedang bergerak menuju paradigma yang lebih adaptif, yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara holistik.

“Gelar Karya ini merupakan ajang untuk menampilkan hasil inovasi dan kreativitas mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 2 Tahun 2024 dalam merancang pembelajaran yang interaktif dan kontekstual. Sementara itu, Seminar Wawasan Kebangsaan menjadi ruang refleksi akan peran guru dalam menjaga nilai-nilai ke-Indonesia-an di tengah tantangan zaman,” ujar Trisakti Handayani.
Dalam Gelar Karya, para peserta memamerkan berbagai produk pembelajaran seperti media ajar digital, modul ajar inovatif, Artikel PTK, video pembelajaran hingga produk olahan hasil mata kuliah proyek kepeimpinan yang telah diimplementasikan selama perkuliahan dan praktik mengajar di sekolah mitra. Kreativitas dan orisinalitas peserta menjadi sorotan utama dalam penilaian karya.

Dalam pengarahannya, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si selaku Rektor UMM menyampaikan Gelar Karya dan Wawasan Kebangsaan memiliki kaitan yang erat. Wawasan kebangsaan memiliki nilai yang penting dalam melihat potensi bangsanya, sedangkan Pendidikan merupakan instrument dalam mewujudkan potensi-potensi itu untuk diolah sebagai keunggulan bangsa. Melalui proses pembudayaan tiada henti maka akan menjadi kekuatan pembangunan sebuah bangsa.

Sementara itu, Seminar Wawasan Kebangsaan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, Guru Besar Sosiologi Islam Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si yang membahas isu-isu strategis tentang peran guru. Dalam tantangan saat ini anda sebagai Calon Guru Profesional belajar menjadi Guru Merdeka dan Memerdekaan, serta adaptif akan perubahan dan mampu menginspirasi peserta didiknya.

Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Para mahasiswa PPG menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan dan memperkuat semangat nasionalisme dan ke-Indonesia-aan sebagai pendidik profesional.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada karya terbaik dan peserta terbaik lomba penulisan artikel PTK dan video pembelajaran berbahsa inggris, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen dalam menjalankan peran sebagai calon guru profesional penggerak bangsa. Dalam ketegori lomba penulisan artikel PTK, Juara 1 dimenangkan oleh Muhammad Adityo Wisnu dari Pendidikan Bahasa Indonesia, Juara 2 oleh Abdul Aziz dari PGSD 4, dan Juara 3 oleh Aurila Putri Marhaeni dari PGSD 5.

Pada kategori Lomba Video Microteching Berbahasa Inggris Juara 1 dimenangkan oleh Amruliana Baliani Putri dari PGSD 1, Juara 2 oleh Cyndi Eko Putri PGSD 3, dan Juara 3 oleh Khotijah Suci Nurani dari Pendidikan Pancasila. Selanjutnya pada Lomba Pameran Produk Pembelajaran Inovatif dan Digital, Nominasi Terinspiratif dari Agribisnis Perikanan, Nominasi Terinovatif dari Pendidikan Bahasa Indonesia, Nominasi Terbaik dari PGSD 2, Nominasi Terfavorit dari PGSD 4, dan Nominasi Terkreartif dari PGSD 5. Gelaran Karya Produk Pembelajaran Inovatif dan Digital Juara 1 dimenangkan oleh PGSD 1, Juara 2 oleh PGSD 3, dan Juara 3 oleh Pendidikan Pancasila.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para lulusan PPG tidak hanya kompeten secara pedagogik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas kebangsaan yang kuat demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Harmoni Pancagatra Dalam Karya: Menciptakan Profesionalisme Guru Berwawasan Nusantara.